• traveling

    Waspada ISIS !

    Waspada ISIS ! Kelompok pro-ISIS di Solo KH. Alawi, tak ketinggalan menyinggung gerakan ISIS di Timur Tengah hingga gerakan Salafi Wahabi di Indonesia. Menurutnya, gerakan Salafi Wahabi yang berubah baju menjadi ISIS, yang kini berjamuran di Indonesia, memang disengaja dihadirkan untuk mencabik persatuan dan persaudaraan umat Islam. Untuk itu KH. Alawi mengingatkan agar umat Islam waspada atas segala upaya memecah belah kaum muslimin. “Saya akan tegas dengan kelompok ISIS dan Salafi Wahabi. Saya bersama NU akan terus melawan mereka. Orang yang menumpahkan darah dan menyebut kafir kepada umat Islam yang tidak segolongan, bukan termasuk Islam,” lanjut Kiai Alawi yang disambut tepuk tangan yang riuh dari peserta. Dr. Zargar mengingatkan bahwa…

  • traveling

    Dari Solidaritas untuk Palestina, Menuju Persatuan Islam

    LiputanIslam.com — Sore itu, dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina bergema di Bandung. Dalam seminar yang bertajuk “Solidaritas Untuk Palestina” yang diadakan di Aula Muthahari Bandung, pada Ahad, 20 Juli 2014, ratusan peserta hadir sebagai bentuk kepedulian atas perjuangan kemerdekaan Palestina, dan perlawanan terhadap penjajahan Israel. Seminar dibuka oleh Ustad Miftah Fauzi Rahmat dengan menyampaikan kondisi terkini di Timur Tengah. Mulai dari teror yang dilakukan oleh kelompok Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) hingga kondisi Palestina. Ia juga menyampaikan pesan Imam Khomeini, yaitu menggelorakan perlawanan kepada Israel dan menuntut kemerdekaan Palestina.  Imam Khomeini adalah Pemimpin Revolusi Islam Iran yang menggagas hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Al-Quds Internasional. Persatuan Islam Dr.…

  • traveling

    Tentang Fitnah-fitnah itu

    Cerpen FAHD PAHDEPIE “Kiai, maafkan saya! Maafkan saya!” Aku tersungkur-sungkur di kaki Kiai Husain. Aku memegangi dua tungkai kakinya yang kurus. Aku berusaha merendahkan kepalaku sedalam-dalamnya. Tetes-tetes air mata mulai menerjuni kedua tebing pipiku. “Maafkan saya, Kiai… Maafkan saya…” Aku terus-menerus mengulangi kalimat itu. Dua tangan Kiai Husain memegang lengan kiri dan kananku, “Bangunlah,” katanya, “Aku sudah memaafkanmu.” “Tapi, Kiai…” Aku terus berusaha merendahkan diriku di hadapan Kiai Husain yang sedang berdiri, “Bagaimana mungkin semudah itu? Bagaimana mungkin semudah itu?” Kali ini Kiai Husain mencengkram kedua bahuku dan berusaha mengangkat tubuhku, “Berdirilah,” katanya, “Aku sudah memaafkanmu.” Dengan lunglai, aku berdiri. Aku terus menundukkan wajahku. “Bagaimana mungkin semudah itu, Kiai?” Aku…

  • traveling

    Harga Kecintaan pada Ahlulbait as

    Seseorang datang mengeluh pada Imam Ali as. Ia mengadu karena kemiskinannya. Imam menjawab: “Tidak, kamu orang kaya.”Ia bertanya: “Bagaimana mungkin Ya Imam, sedang aku tidak punya apa-apa”. Imam(as) berkata: “Kecintaanmu kepada kami Ahlul Bait(as). Maukah kau tukar cintamu dengan seratus dirham?”Ia menjawab: “Tidak ya Imam.”. “Seribu Dirham?”.“Tidak ya Imam…”.“Sepuluh ribu dirham…?”.“Tidak akan pernah Ya Imam…”. Imam tersenyum dan berkata: “Lalu, bagaimana mungkin kau berkata kau tidak punya apa-apa ??”. -Ya Allah Ya Rasul Allah,takkan kami tukar kecintaan ini dengan apa pun hingga akhir hayat kami

  • traveling

    Cinta Indonesia? Cerdaskan!

    Dari pelosok desa “Indonesia harus pintar” kata Bapakku suatu hari. Mungkin perjalanannya menjelajah beberapa tempat di Indonesia membuat dia mengatakan itu. Bapak adalah anggota DPR-RI periode 98-2004 dan berada di Komisi Pendidikan. Dengan berbekal kedudukan di DPR dan  pengalaman berorganisasi di Muhammadiyah serta gemblengan kepanduan Hizbul Wathan, maka Bapak menggulirkan aksinya yang tanpa nama. Kata Bapak, kalau Rakyat Indonesia tidak pintar maka mereka hanya akan berjejal-jejal di sektor pekerjaan 3D (Dirty, Danger, Difficult). Kita akan jadi jongos di negeri sendiri katanya sambil mengutip kalimat Bung Karno.  Suatu hari Bapak mengungkapkan kondisi pendidikan di Papua yang dikutip dari rektor Universitas Cendrawasih. “Jangan heran, kalau ada mahasiswa yang masuk ke Uncen belum…