Templates by BIGtheme NET

Yang Anti Shalawatan Jangan Ke Mungsolkanas

Mesjid Mungsolkanas

Mesjid Mungsolkanas

Iya, itu asumsi saya aja ya. Soalnya, mesjid kecil bernama Mungsolkanas ini menyebut-nyebut shalawat dalam namanya. Mugsolkanas adalah singkatan dari kalimat “mangga urang ngaos sholawat ka Kanjeng Nabi Muhammad saw”. Sepertinya Sang pendiri masjid betul betul ingin memasyarakatkan shalawat di kalangan masyarakat”. Karena hanya asumsi saja jadi bolehlah yang anti shalawatan juga ke Mungsolkanas ini.

Bangunan masjid tersebut berada di dalam gang kecil bernama Gang Winataatmaja yang terletak di seberang Rumah Sakit Advent, atau di sebelah Sekolah Tinggi Bahasa Asing. Tepat di samping gang tersebut anda akan menemukan plang yang bertuliskan Masjid Jami Mungsolkanas.

Selain unik karena namanya, masjid ini adalah salah satu masjid tertua di Bandung. Masjid ini didirikan beberapa tahun setelah masjid agung Bandung didirikan. Jika mesjid agung Bandung berdiri tahun 1810 maka mesjid Mungsolkanas didirikan pada tahun 1869. Artinya saat ini mesjid ini berusia 146 tahun.

Mungsolkanas didirikan di atas sebuah tanah wakaf dari seorang janda kaya bernama Ibu Lantenas. Dia merupakan janda dari R. Suradipura, Camat Lengkong, Sukabumi yang wafat pada 1869. Nama Mungsolkanas merupakan pemberian Mama Aden alias R. Suradimadja alias Abdurohim, yang masih keluarga Lantenas.

DSCF4940Saat saya mengunjungi mesjid ini, para pengurus mesjid sedang membersihkan mesjid. Selain malamnya ada acara mauludan, hari ini adalah hari jumat. Beruntunglah saya karena para pengurus sangat terbuka menerima saya. Setelah mengucap salam dan tersenyum saya ambil beberapa foto. Seorang pengurus mempersilahkan saya untuk melihat sampai ke kubah. “Kubahnya masih baru” Kata Pak Sulaeman bendahara mesjid. Tak menyia-nyiakan kesempatan, saya ke atas dan segera mengambil foto.

Saat ke atas, saya tertarik dengan sebuah buku tua yang diletakan dalam etalase. Menurut H. Lukman, itu adalah al quran yang ditulis buyutnya dan menjadi peninggalan mesjid ini. Wah hebat sekali ya Mama Aden ini. Karena selain menulis Al Qur’an ternyata Mama Aden itu adalah penulis di beberapa media massa Islam. Di setiap artikelnya, Mama Aden selalu membubuhkan inisial TTM. Ini bukan singkatan dari Teman Tapi Mesra, namun singkatan dari Tajug Tjihampelas Mungsolkanas.

DSCF4908Mesjid ini sudah berkali-kali direnovasi sehingga bentuk aslinya tidak kelihatan lagi. Sayang sekali ya, dan ternyata susah juga mencari foto lama dari mesjid ini. Eh konon keluarganya sih masih memegang beberapa peninggalan dari mesjid tua ini dan mungkin Al Qur’an itu salah satu peninggalan yang tersisa dari Mama Aden.

Semua biaya renovasi dilakukan secara swadaya masyarakat. Menurut H. Sulaeman, ada beberapa bantuan dari pemerintah, namun yang paling besar berasal dari swadaya masyarakat. Nah sekarang mesjid Mungsolkanas ini masih terus berbenah dan mempercantik diri.

Bagi yang ingin ikut berpartisipasi bisa transfer ke rek DKM Mungsolkanas di Rekening Bank Jabar Banten Syariah KCP Sukajadi no 0000431206999 / 03.01 00192.1. insyaalah setiap bantuan akan mendapat balasan terbaik dari Allah swt.

DSCF4912

 

(Visited 18 times, 1 visits today)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful