Templates by BIGtheme NET

Samuda, Tantangan Untuk Daihatsu Terios

Azi mengeluarkan sebuah mobil jeep putihnya. “Kita harus pakai ini kalau ke samuda” katanya. “Jalan ke sana rusak parah dan hanya mobil seperti ini yang bisa menaklukannya” Tambahnya. Kami mengiyakan saja. Soalnya tak tahu bagaimana kondisi jalan saat itu.

Menurut saya jalanan dari Palangka Raya hingga Tanjung Kumai yang kami lewati, 80 % nya bagus-bagus. Jalan aspal yang bagus, trek lurus dan datar. Relatif tak begitu menantang keahlian pengendara atau mobil.

Bersama Azi, di Samuda

Namun beberapa kilometer setelah keluar dari Sampit, kami bertemu dengan jalan yang sebetulnya datar saja, namun bergelombang parah. Lubang besar di sana sini, membuat mobil bergoyang-goyang ke sana kemari persis seperti perahu dilamun ombak. Jika kondisi mobil kurang nyaman, bisa-bisa penumpang dibuat tumbang setelah melewati jalur Samuda ini.

Nah jalanan seperti ini sangat cocok untuk menguji Daihatsu Terios. Spesifikasi mesin 1500 cc yang tangguh, ban 215/65 R16 yang empuk dan kokoh melibas berbagai jenis jalanan, apalagi dengan pelek yang menambah kegagahannya. Kombinasi suspensi depan menggunakan MacPherson Strut dengan per keong dan stabilizer sedangkan pada belakang menggunakan 5-link, rigid-axle dengan per keong akan betul-betul diuji ketangguhannya.

Sarang walet sebagus hotel

Mesin yang sudah dipasang dengan sistem bahan bakar EFI atau Electronic Fuel Injection menjadikan Daihatsu Terios New ini lebih irit. Kapasitas tanki yang bisa menampung 45 Liter bahan bakar membuat perjalanan jauh terasa lebih nyaman tanpa bolak balik isi bahan bakar. Apalagi di jalur Palangka Raya yang sangat susah mendapatkan bensin.

Jika sudah berhasil melewati jalur lamun ombak, sebetulnya kita akan mendapatkan sebuah kota unik. Kota walet. Samuda adalah sebuah Kecamatan yang terletak 40 km dari Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit, dekat dengan pantai yang dikenal dengan nama  pantai  Ujung pandaran.

Menikmati durian di Samuda

Kota Walet memang cocok disematkan padanya. Hampir semua bangunan yang ada di kota ini adalah sarang walet. Sering kali sarang walet ini lebih besar dan bagus daripada hotel.

Tiap saat, suara burung walet mencicit memenuhi langit Samuda. Riuh rendah selama 24 jam. Kata Azi, suara walet itu juga ada yang berasal dari sound system yang dipergunakan untuk memancing walet-walet agar mau bersarang di tempat pancingan itu.

Bangunan-bangunan tinggi sarang walet di samuda

Wajar saja, mereka berlomba, lha hasil satu kali panen walet itu betul-betul menggiurkan. Satu kilo sarang burung walet bisa dihargai jutaan rupiah. Bagaimana kalau satu rumah menghasilkan puluhan atau ratusan kilo?

Samuda juga merupakan kota pelabuhan. Sungai Mentaya yang lebar menjadi urat nadi perhubungan Mentaya dengan daerah-daerah lainnya. Lewat sungai inilah kemudian komoditas unggulan Samuda dibawa ke berbagai daerah. Jauuuh, sejauh aliran airnya hingga ke laut lepas.

Jalur vital Sungai Mentaya

like daihatsudaihatsu 3

(Visited 17 times, 1 visits today)

Comments

comments

4 comments

  1. Dengan kondisi jalan rusak, apakah kenyamanan penumpang dan pengemudi tidak terganggu?

  2. keren artikelnya mas broo.
    salam kenall

  1. Pingback: museum kayu sampit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful