Templates by BIGtheme NET

Teras Cikapundung, Agar Bandung Semakin Nanjung

Saya pernah mendengar sebuah uga, kalau Bandung akan kembali nanjung (terkemuka) kalau Cikapundung sudah jernih airnya. Boleh jadi, Teras Cikapundung termotivasi oleh uga itu atau yang lainnya. Yang jelas, Sungai Cikapundung memang sangat lekat dengan kehidupan orang Bandung. Lihat saja lagu sorban palid. “Akang Haji, sorban palid. Palidna Ka Cikapundung” (Kang haji, sorbannya hanyut. Hanyutnya ke Cikapundung. Atau Lagu dengan judul Cikapundung yang menggambarkan keengganan seorang mojang Bandung yang enggan dicandung (dimadu)

DSCF4897Jika ada teka teki tentang sungai terpanjang di dunia, orang Bandung pasti akan menjawab Cikapundung. Pasalnya sungai ini membelah Bandung dan melintasi (jalan) Asia Afrika. Ada juga pertanyaan tentang septic tank terpanjang, Jawabannya Cikapundung. Spetic tanknya –sekali lagi- melintasi asia afrika.

Saya pernah Papalidan menyusuri Cikapundung mulai dari Curug Dago hingga Jl. Siliwangi, memang tak bisa dipungkiri bahwa semua limbah rumah tangga dibuang ke sungai Cikapundung ini. Belum lagi peternakan sapi di hulu yang membuang limbahnya ke Cikapundung. Terbayangkan bagaimana parahnya sungai yang satu ini. Terbayang dalam ingatan tahun 80an saya masih bisa berenang di Dago Bengkok. Masih juga saya kenang jernihnya sungai ini di daerah Hutan Raya Djuanda. Sekarang saya mesti berpikir beberapa kali untuk berenang di Cikapundung.

Teras Cikapundung memang indah. Ruang publik ini melengkapi ruang publik lainnya yang sudah lebih dulu ada. Kata Kang Emil, Teras Cikapundung ini dibagi menjadi dua fungsi yang berbeda. Yakni fungsi urban dan ekologis. Sisi ekologis ini nantinya ada kolam ikan, hutan, sawah dan lain-lain. Kolamnya akan diisi dengan ikan-ikan khas Cikapundung seperti Ikan badar, kehkel dan beunteur. Sementara aspek urbannya diwakili oleh amphiteather.

Teras Cikapundung seperti sebuah pemicu kesadaran. Dia adalah anting bagi Cikapundung. Dia bukan tujuan dari keindahan itu sendiri. Keindahan sebetulnya ada pada Cikapundung yang bersih dan asri. Di sinilah upaya tak boleh berhenti. Permasalahannya ada sejauh 10 km sampai ke hulunya di Bukitunggul. Mulai dari masalah lingkungan akibat sampah yang dibuang di sungai, hingga limbah rumah tangga yang turut melengkapi kekumuhan komposisi air. Cikapundung menjadi pundung dan mendung. Perlu didengunkan penyadaran berulang-ulang. Perlu kesadaran berjamaah untuk membuatnya asri dan bersih.

Yuk kita bantu agar Cikapundung kembali menjadi sungai yang sehat dan bersih. Mari menanam pohon, kurangi sampah, jangan membuang sampah ke sungai. Bolehlah itu dilakukan itu dengan gembira sambil menyanyikan lagu Sorban Palid.

Akang haji sorban palid
Palidna ka Cikapundung
Akang haji kunaon balik ulah lila
Dalila pundung

(Visited 31 times, 1 visits today)

Comments

comments

4 comments

  1. wah belon dibuka tamannya udah dateng, kang? saya ke sana masih diportal keneh euy. sama ulu juga motret dari pinggir jalan :D bagus ya tamannya. semoga gak cuma di utara bandung yg kayak gini teh ya, tapi ke pinggir2 juga kayak antapani & uber :D

    • saya juga cuma bisa foto dari atas. tadi pagi ke sana lagi ramai pisan. parkir na 3000 euy… ken we lah asal bisa sambil ngejaga kebersihan sama keamanan. kata kang emil mau buat lagi di 40an sungai di Bandung. Semoga saja.

  2. Wach Lengkap Laporannya, Kang Fajr Muchtar,
    Terimakasih pula sdh berkunjung di Blogs saya Komapsiana.
    Boleh nich kita saling berbagi dan bertukar pengalaman.
    Salam Super,
    Johanes Krisnomo

  3. sekarang rame terus ya …
    jadi tempat favorit tukang selfie disini .. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful