Templates by BIGtheme NET

Waspada ISIS !

Waspada ISIS !
Kelompok pro-ISIS di Solo
Kelompok pro-ISIS di Solo
KH. Alawi, tak ketinggalan menyinggung gerakan ISIS di Timur Tengah hingga gerakan Salafi Wahabi di Indonesia. Menurutnya, gerakan Salafi Wahabi yang berubah baju menjadi ISIS, yang kini berjamuran di Indonesia, memang disengaja dihadirkan untuk mencabik persatuan dan persaudaraan umat Islam. Untuk itu KH. Alawi mengingatkan agar umat Islam waspada atas segala upaya memecah belah kaum muslimin.
“Saya akan tegas dengan kelompok ISIS dan Salafi Wahabi. Saya bersama NU akan terus melawan mereka. Orang yang menumpahkan darah dan menyebut kafir kepada umat Islam yang tidak segolongan, bukan termasuk Islam,” lanjut Kiai Alawi yang disambut tepuk tangan yang riuh dari peserta.
Dr. Zargar mengingatkan bahwa perilaku para teroris ISIS dan Al-Nusra di Suriah dan Irak sangat sadis.
“Di Suriah dan Irak, teroris ISIS yang mengaku Islam dengan bangga membunuhi kaum muslimin kemudian memenggal kepala mereka. Sambil memegang kepala saudaranya, dia berdoa kepada Allah agar perbuatannya itu diterima sebaik-baiknya. Islam macam apa yang seperti itu?”
Kang Jalal turut menyampaikan, bahkan Ayatullah Ali Sistani (marja terbesar di Irak) pun telah berfatwa untuk melawan ISIS.
“Dulu, Ayatullah Ali Sistani melarang umat Islam Irak untuk melawan gerakan Salafi Wahabi, demi mempertahankan persatuan masyarakat Irak. Sekarang ini dengan kekejaman dan bahaya ISIS, Ayatullah Sistani menyatakan perang kepada mereka dan umat Islam Irak diwajibkan untuk turun melawan kezaliman kelompok ISIS,” jelasnya.
Potret kekejaman ISIS di Irak
Potret kekejaman ISIS di Irak
Kang Jalal juga mewanti-wanti masyarakat yang menyumbang untuk Palestina harus pada lembaga yang benar dan jelas disalurkan untuk Palestina. Menurutnya, jangan sampai bantuan salah saluran sehingga tidak sampai dan digunakan oleh orang-orang untuk menzalimi umat Islam.
Di akhir pembicaraan, Kang Jalal membaca hadis yang menyebutkan fenomena yang sekarang terjadi di Palestina, Irak, dan Suriah merupakan dekatnya dengan kehadiran Imam Mahdi Al-Muntazhar.
Salafi Wahabi Bukan Ahlussunah
KH. Alawi menyatakan Salafi Wahabi jangan mengekspoitasi istilah Ahlussunah untuk kepentingan kelompoknya, sedangkan akhlaknya jauh panggang dari api. Ia mengutip sabda Rasulullah saw,
“Dalam sebuah masjid Rasulullah berkumpul bersama sahabat. Kemudian ada yang bertanya kepada Rasul tentang tanda sunnah dan jamaah. Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang yang tidak mengkafirkan satu orangpun dari ahli tauhid walaupun mereka adalah pendosa”.
KH. Alawi menambahkan,
“Pernah juga Rasulullah tiba-tiba berkata, Wallahi la yukmin, wallahi la yukmin, wallahi la yukmin…”(Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman). Sahabat kemudian bertanya, “Siapa yang tidak beriman?” Rasul menjawab, ‘yaitu mereka yang tidak akur dan damai sama tetangganya”
Di penghujung acara, KH Alawi sempat berkelakar,“Rasul saja tidak anti dengan orang Yahudi atau Nasrani, kok orang-orang Salafi Wahabi itu bisa anti dengan orang Islam?”
Menurutnya, yang anti terhadap orang Islam itu hanya dari tiga golongan, yaitu Iblis, setan dan Salafi Wahabi.
(Visited 3 times, 1 visits today)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful